-->

Riyadhoh Baca Dua Surah Selama 40 Hari

Riyadhoh

Kalau toko online lagi sepi, rasanya pasti sedih ya, Mak. Jadi keingetan ada video pemilik warung yang warungnya sampai sepi banget. Dia videoin sambil nangis. Duh, jadi ikutan sedih. 

Namanya dagang, tentu kita akan mengalami atau menemui situasi dan kondisi penjualan sepi. Sampai bingung mau gimana lagi? 

Padahal promosi udah rajin. Solat lima waktu udah rutin. Sampai belajar ilmu dagang pun dijalanin. Tapi, kok masih kayak tersendat penjualannya

Kalau udah mentok, udah enggak tau lagi harus gimana? Baiknya, yuk kita perbaiki hubungan kita sama Allah. Caranya? Ikut praktekin RWY40H. 


Apa Itu RWY40H? 


Jadi, beberapa waktu yang lalu, Tengu nemuin video yang lewat di beranda. Isinya, pengalaman seorang akhwat yang menerapkan RWY40H ini dan bisnisnya lancar. 

Tapi, sebelum membicarakan masalah gimana caranya. Kita kenalan dulu ya, Mak Kece, sama RWY40H. 

RWY40H itu Riyadhoh Waqiah Yaasin 40 Hari. Udah ketebak ya, Mak, maksudnya apa? Alhamdulillah, iya Mak. Ini penerapan untuk sehari-hari. 

Tapi, harus kenalan juga maksud dari Riyadhoh ini. Istilah ini ditujukan untuk penerapan sesuatu dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuknya menjadi kebiasaan yang dipraktekkan setiap hari. 

RWY40H ini dikenalkan sama Wirda Mansur, anaknya ustadz Yusuf Mansur. Yang menyeritakan mengenai keajaiban dua surah kalau dibaca setiap hari. 

Biar bisa dipraktekkan tiap hari. Mulailah dibuat program Riyadhoh agar mudah membaca dua surah tersebut. Dengan mencobanya menerapkan secara serius selama 40 hari. Setelah 40 hari ini pembiasaan membaca dua surah Al Waqiah dan Yasin setiap hari, InsyaAllah menjadi lebih mudah. 


Cara Menerapkan RWY40H Gimana? 


Pertama, niatkan dulu Riyadhoh ini dilakukan karena Allah. Mengharapkan ridho dan pertolongan Allah. Menjadikan bacaan yang kita baca, sebagai ikhtiar memperbaiki hubungan kita dengan Allah. 

Kedua, mulailah tentukan cara untuk merekam jejak progress membaca dua surah setiap harinya. Bisa melalui postingan rutin di Instagram atau kanal sosial lain. Bisa dengan memberi tanda di kalender. Atau mencatat di buku jurnal. Apa saja boleh medianya, asal bisa merekam jelas jejak praktek harian riyadhoh kita. 

Ketiga, mulai membaca dua surah tersebut usai solat. Dalam kondisi masih bersuci atau masih ada wudhu. Untuk urutan bacaannya bebas. Mau Al-Waqiah dulu, boleh. Mau Yasin dulu, boleh. Mau ba'da Subuh baca Yasin terus ba'da Isya baca Al-Waqiah, boleh. Bebas mau gimana, asalkan dalam satu hari, dua surah tersebut dibaca tuntas. 

Keempat, jika wanita berhalangan bagaimana? Bisa diganti dengan mendengarkan Murotal. Tapi, didengarkan secara seksama, ya. Jangan sampai mendengarkan murotal dua surah tersebut sambil main game. Karena, dibutuhkan kondisi fokus dan niat yang sempurna. 

Kelima, semisalnya ada hambatan kelupaan membaca dua surah dalam satu hari. Maka dibayar di hari berikutnya. Maksudnya, kalau hari Senin enggak bisa membaca dua surah. Di hari Selasa, baca dua surahnya jadi dobel. Al-Waqiah dua kali. Yasin dua kali. 


Apakah Keinginan Dan Doa Langsung Terijabah? 


Jawabannya, Allah Maha Mengabulkan Doa. Tapi, terkadang doa atau keinginan yang dikabulkan, suka enggak dianggap sama manusia. Gitu. 

Padahal, keyakinan kita bahwa Allah Maha Mengabulkan Doa. Bisa berpengaruh juga sama hasil ikhtiar. 

Maksudnya, kalau kita enggak yakin bahwa doa kita akan dikabulkan. Maka hasil persentase enggak dikabulkan pun akan besar. Karena, Allah itu sesuai prasangka hambaNya. 

Meyakini doa, meyakini bahwa Allah Maha Mendengar. Itu adalah bagian dari adab berdoa. Syarat sahnya berdoa kalau mau dikabulkan. 

Mengenai bentuk atau wujud pengabulan doanya. Pasti Allah berikan dalam kemasan terbaik untuk kita. Namun, sering kita anggap tak berarti. 

Sebab itu, dibutuhkan hati yang percaya dan terbuka setiap ingin mendekat padaNya. Karena, yang tampak baik untuk kita, bisa jadi bagi Allah hal itu buruk untuk kita. Sementara yang tampak buruk untuk kita bisa jadi bagi Allah adalah yang baik untuk kita. 

Dan, manfaat yang banyak sekali terasa oleh mak-mak kece lain sebagai pedagang online. Berupa, luasnya hati saat berdagang hingga barang dagangan laris dan mencukupi. 


Penutup


Namanya dagang, tentu akan mengalami masa-masa sepi. Apalagi saat pandemi seperti sekarang. Banyak usaha yang gulung tikar. 

Tapi, enggak sedikit juga yang justru sampai kewalahan menerima pesanan. Semua ada masanya. 

Agar mampu bertahan, enggak ada salahnya mengikuti tren yang ada. Supaya pemasukan harian tetap ada. 

Teringat pesan Kang Dewa Eka Prayoga, jangan takut memperbanyak keran rezeki. Dengan menjalankan bisnis palugada. Sampai nanti kita tau, mana yang akan difokusin di kemudian hari. 

Saat ini, mari kita ikhtiar langit dan ikhtiar bumi. Semangat ya, mak kece. Semoga bermanfaat. 

Subscribe Our Newsletter