-->

Tak Perlu Diet Ekstrim, Begini Cara Mudah Turunkan Berat Badan Dengan D'lemonie

turun berat badan



Mama Kece ada yang lagi mengalami keresahan akibat berat badan yang tak kunjung turun? Ini sih problematika banyak ibu-ibu masa kini. Serius deh, Ma. Banyak banget yang mengeluhkan berat badannya yang nggak turun-turun. Padahal udah sering diet, tapi malah berakhir gagal karena sakit. Belum lagi kalau dihadapkan sama makanan anak yang nggak habis. Udah deh, gagal total pokoknya kalau mau diet.

Sebenarnya, permasalahan obesitas ini memang sedang menjadi sorotan. Soalnya kecenderungan masyarakat Indonesia di banyak tempat adalah berat badan yang tidak seimbang atau tidak ideal. Khususnya para penderita obesitas atau berat badan berlebih.

Dilansir dari data Kementrian Kesehatan Indonesia, hasil Riskesdas 2007-2018 menunjukkan kecenderungan masyarakat obesitas meningkat yaitu 10.5% (2007), 14,8% (2013) dan 21,8% (2018). Untuk Provinsi Jawa Barat, berdasarkan Riskesdas tahun 2018 prevalensi obesitas menempati peringkat ke 14 dari 34 Provinsi di Indonesia 15,2% (2013) menjadi 23% (2018).

Jadi, bukan rahasia lagi kalau jumlah masyarakat terutama Ibu-ibu yang menderita obesitas ini lebih banyak dibanding ibu-ibu yang kesulitan menaikkan berat badan. Karena bukan rahasia, maka dari itu pemerintah mulai sering mencanangkan kegiatan positif untuk masyarakat. Dengan membuat acara-acara bertajuk kesehatan. Biar masyarakat banyak yang mau memulai gaya hidup sehat.


Tapi Maaf, Kami Para Ibu Sibuk Mengurus Rumah Dan Anak



Mau ikut senam aerobik di dekat rumah aja udah nggak memungkinkan ya, Ma. Apalagi kalau harus menyewa personal trainer di tempat gym. Kayaknya mendingan menghabiskan waktu di rumah bareng anak-anak. Masalahnya, cucian baju kotor, cucian piring sampai debu di rumah ini nggak bisa bersih sendiri. Jadi, fokus utama kami para Mama Kece pastinya harus merawat rumah dan anak biar suami ridho.


Tapi Maaf, Kami Nggak Ada Waktu Untuk Olahraga


Boro-boro olahraga ya, Ma. Baru bangun tidur aja udah ada anak yang minta dibikinin susu, sarapan sampai gelar mainan. Padahal belum sempat nyapu apalagi ngepel. Itu di belakang, cucian sudah numpuk lagi karena anak-anak kemarin main sama teman-temannya. Pun belum sempat masak sarapan untuk suami tercinta yang akan berangkat kerja. Duh, kalau bisa punya tangan 12, kayaknya Mama Kece bakalan bisa jadi superhero kayak spidermom.



Tapi Maaf, Kami Baru Aja Melahirkan Jadi Sibuk Urus Bayi


Mengurus bayi itu bukan perkara mudah kan ya, Ma. Banyak yang beranggapan, udah itu bayi kan kerjaannya tidur doang. Dih, kata siapa? Boro-boro tidur doang. Baru aja disusuin, terus kita tinggal cuci piring sebentar. Eh, tau-tau udah nangis lagi karena buang air besar. Atau baru aja kita susuin, terus mau nonton youtube sebentar aja. Dia bangun juga, karena keganggu. Siapa yang bilang coba, kalau ngurus bayi itu gampang. Tinggal susuin aja juga diem? Nggak ngerasain yaa, repotnya jadi kita ya, Ma.


Tapi Maaf, Makanan Anak Kami Suka Nggak Habis


Namanya anak-anak, ada momen saat mereka melakukan GTM alias Gerakan Tutup Mulut. Nah, saat seperti inilah, kita sebagai Mama Kece sering banget kelelahan akibat bingung dan galau dengan anak kita. Siapa bilang diet itu gampang untuk nurunin berat badan. Baru aja anak senang makan, tapi tahu-tahu nasinya nggak habis. Camilan yang ada cuma dimakan sedikit, sisanya diabaikan. Coba, siapa yang akan menangani itu semua kalau bukan Mama Kece? Ya, kan? Demi menghindari mubazir, jadilah kami para Mama Kece berusaha memberantas makanan yang nggak habis dimakan oleh anak kita.


obesitas



Terus Gimana Kami Para Mama Kece Bisa Tetap Bugar Dan Langsing?



Gimana dong, Ma? Mba TeNgu sering banget loh dapet pesan berisi curahan hati para Mama Kece. Ada yang baru melahirkan terus ingin nurunin berat badan tapi takut nanti asinya nggak lancar. Ada juga yang nggak sempat olahraga karena urusan rumah tangga nggak kelar-kelar. Sampai, ada yang udah ngejalanin diet tapi sayangnya malah sakit.

Problematika kita semua sama, Ma. Jadi, jangan berkecil hati, ya. Mba TeNgu punya solusi untuk Mama Kece. Asal mau komitmen untuk ngejalanin dan mau bersabar membaca artikel ini sampai tuntas. Beneran, kalau nggak sampai tuntas, nanti informasi yang didapat cuma setengah-setengah, loh.

Sekarang, Mba TeNgu akan membahas satu demi satu permasalahan yang sudah tercatat. Masalah Mama Kece sebenarnya masalah kita semua, Ma. Bohong kalau itu masalah mba TeNgu doang, soalnya tiap nulis status pengen diet. Yang menanggapi juga banyak, hehe.

Kita langsung aja ya, Ma. Biar bisa bersiap-siap.

Masalah Para Mama Kece Yang Obesitas Di Kehidupan Sehari-hari




Habis Melahirkan


Ada Mama Kece yang baru aja melahirkan. Selamat ya, Ma! Semoga dedek bayinya dan Mamanya sehat selalu. Tapi, masalah yang muncul adalah Mama pengen segera memulai program menurunkan berat badan. Apakah aman atau nggak? Terus nanti berpengaruh dengan asi atau nggak?

Bagi Mama Kece yang bertekad ingin memberikan ASI untuk anaknya. Sangatlah disayangkan kalau memilih diet yang tidak tepat. Karena, bayi Mama tentu masih membutuhkan gizi yang sangat banyak dan seimbang. Bukan buat tubuh Mama saja loh, tapi juga untuk sang buah hati. Jadi, asupan yang benar-benar baik serta bermanfaat itu lebih diutamakan.


Terus, solusinya bagaimana?

Pertama, rutin mengonsumsi perasan jeruk lemon. Biar nggak ribet, Mama Kece bisa membeli perasan jeruk lemon yang sudah berupa kemasan seperti D'lemonie. Karena, isinya benar-benar 100% jeruk lemon yang kaya akan vitamin C. Bisa dicek seperti apa D'lemonie itu di Instagram @karirin_beauty_store. Dengan konsumsi jeruk lemon, justru bisa menambah kuantitas asi dan menjadikan asi berkualitas juga.

Kedua, Mama Kece sebaiknya mencari informasi mengenai diet kalori defisit. Lebih diutamakan untuk konsultasi langsung sama trainer olahraga dan ahli gizi. Biar lebih tepat sasaran. Jangan khawatir, sekarang banyak loh kelas-kelas online untuk Mama Kece yang dimentori seorang ahli gizi. Atau, bisa follow akun Instagram @hansboling.

Ketiga, istirahat yang cukup khusus untuk Mama Kece yang habis melahirkan. Begini, jam istirahat Mama paska melahirkan itu pasti beda jauh dengan Mama yang anaknya sudah besar. Karena, pada malam hari biasanya bayi akan terbangun untuk menyusu. Sebab itu Mama Kece harus benar-benar bisa memanfaatkan waktu luang agar bisa dipakai untuk istirahat. Kalau nggak, nanti waktu istirahat Mama Kece berkurang dan bisa membuat mood Mama terganggu.


manfaat lemon




Nggak Ada Waktu Olahraga


Menjadi Mama Kece yang total mengurus rumah tangga dan anak, itu adalah pekerjaan yang tiada henti. Tidak ada libur bagi kami Mama Kece yang fokus di rumah. Bahkan, untuk Mama Kece yang bekerja juga sama sebenarnya. Bayangkan aja, bisa cuti dari kerjaan di kantor. Tapi, kerjaan di rumah tidak bisa diabaikan begitu saja.

Karena itu, masalah yang sering dilemparkan oleh Mama Kece setiap ingin menurunkan berat badan. Atau ingin menjaga agar tubuhnya sehat dengan olahraga adalah tidak ada waktu. Nggak sempat karena sibuk urus anak. Nggak sempat karena pulang kerjanya malam. Sampai, nggak sempat karena banyak hal yang harus diurus.



Terus, solusinya bagaimana?


Pertama, setiap bangun pagi, Mama Kece rutinkan minum segelas air hangat yang dicampur dengan D'lemonie dua sendok. Bahkan, lebih bagus lagi kalau Mama Kece minumnya sebelum sikat gigi atau sebelum mengonsumsi makanan apapun. Jadi, lebih cepat si lemon ini memberikan khasiatnya untuk tubuh Mama. Sama minum juga pas mau tidur. Biar sekalian detoks racun di tubuh.


lemon peras
dok. pribadi


Kedua, untuk Mama yang di rumah atau di kantornya ada tangga. Cobalah habiskan waktu sekitar 30 menit setiap hari untuk naik turun tangga. Pelan-pelan saja, jangan tergesa biar nggak cedera. Kenapa harus naik turun tangga? Ini bagus untuk melatih otot jantung dan otot kaki kita. Agar lebih kuat dan terhindar dari osteoporosis serta radang sendi yang kerap menyerang wanita.

Ketiga, usahakan makan malam sebelum petang. Atau dua jam sebelum tidur. Serta hindari makan malam di waktu-waktu organ tubuh kita tengah beristirahat. Karena itu, penting banget untuk Mama Kece mengenal kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi makanan ini dan itu. Sampai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencerna makanan tertentu. Dengan pengetahuan seperti ini, bisa membantu Mama Kece lebih paham dengan apa yang kita konsumsi.


Maag Kambuh Setiap Kali Diet


Ini yang sering dialami sama Mbak TeNgu. Beneran, deh. Mau diet apa aja pasti berakhir masuk rumah sakit. Karena itu, dokter internis yang menangani Mba TeNgu berpesan. Agar Mba TeNgu mengganti waktu makan jadi 6 kali sehari. Setiap waktu makan porsinya nggak boleh banyak. Karena, perut mbak TeNgu sering meronta setelah makan banyak di satu waktu. Ternyata, ini yang harus dihindari.

Mama Kece ada juga yang mengalami hal yang sama? Kalau punya penyakit Maag, tentunya hal yang sering kita alami itu kambuh di waktu tak tepat. Terutama saat ingin menjalani diet tertentu. Mbak TeNgu nggak bohong, loh. Kalau sampai sekarang belum ada diet yang benar-benar cocok sama perutku.

Karena itulah, akhirnya Mbak TeNgu nurut sama perintah dokter internis. Biar nggak bolak-balik rumah sakit terus.


Terus, solusinya bagaimana?

Pertama, mba TeNgu mengurangi asupan nasi. Jadi, setiap waktu makan, mbak TeNgu ambilnya cukup lima sendok makan nasi. Tapi, sayurnya dibanyakin. Sayur yang banyak bisa melapisi lambung agar tidak terluka dan menghasilkan gas berlebih.

Kedua, karena membeli buah seperti apel atau kiwi atau pir itu mahal. Akhirnya, mbak TeNgu memilih konsumsi Kapsul Apell. Yang memang benar-benar dari ekstrak rempah yang aman buat perut. Biar tetap ada asupan nutrisinya.

Ketiga, tak lupa konsumsi air hangat dicampur perasan jeruk lemon. Soalnya, Mbak TeNgu kurang konsumsi vitamin C-nya. Jadi, dibantu sama D'lemonie biar tubuh TeNgu tetap terpenuhi vitamin C yang ternyata bisa melindungi lambung agar tetap sehat.



Fakta Mengenai Lemon Si Buah Banyak Manfaat



Dari tadi Mbak TeNgu ngomongin perasan jeruk lemon mulu. Emang, seberapa hebat sih? Mama Kece harus tahu nih, biar kita sama-sama memahami dan tahu apa yang kita konsumsi. Jadi, Jeruk Lemon ini punya segudang manfaat yang bagus untuk tubuh dari rambut sampai jempol.

Sebelumnya, mbak TeNgu sarankan untuk mengonsumsi perasan jeruk lemon. Mengingat, infuse water aka rendaman jeruk lemon ini masih simpang siur kebenarannya. Jadi, lebih baik diperas saja. Karena, memang yang banyak disarankan seperti itu. Kalau malas, bisa beli perasan jeruk lemon dalam kemasan seperti D'lemonie.


  1. Lemon dilansir dari website SehatQ, mengandung flavonoid, yakni zat antioksidan dari tanaman yang berfungsi mencegah kerusakan sel. Flavonoid pada lemon terbukti dapat melancarkan peredaran darah, meningkatkan metabolisme, serta mengurangi stres. 
  2. Lemon juga mengandung citrate yang dapat mencegah pengerasan mineral di dalam ginjal yang menyebabkan terbentuknya batu ginjal.
  3. Lemon bisa digunakan untuk menyembuhkan jerawat. Dengan cara mengambil air perasannya, kemudian mengoleskannya ke wajah. Biarkan selama 10 menit, baru bilas dengan air.
  4. Lemon juga mampu membuat rambut sehat. Dengan mencampurkan air perasannya dengan kondisioner setelah keramas. Diamkan selama 5 menit, barulah bilas kembali.
  5. Lemon adalah buah dengan tingkat vitamin C yang tinggi. Sehingga mampu menjaga tubuh agar tetap fit dan tidak mudah sakit.
  6. Lemon juga bisa mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Dengan mengonsumsi secara rutin, maka rasa sakit selama menstruasi bisa berkurang.




D'lemonie Buah Lemon Dalam Kemasan



Biar Mama Kece nggak pada repot harus meresin jeruk lemon. Terus, kadang suka busuk duluan sebelum diminum. Apalagi, kalau lagi nggak musimnya. Suka dapet harga yang bikin jantung berdebar. TeNgu saranin buat beli aja yang kemasan kaya D'lemonie ini.

Soalnya, udah pasti 100% dari perasan jeruk lemon. Terus, harganya nggak bakalan berubah sesuai dengan kondisi. Kecuali, memang sudah waktunya naik karena ada beban produksi, ya. Ini sih beda lagi. Tapi, kalau beli D'lemonie ini, kita nggak perlu khawatir bakalan busuk. Asalkan kemasannya ditutup yang rapat dan disimpan di lemari es.



Manfaat D'lemonie apa aja, sih?


  • D'lemonie bisa menjaga stamina harian agar daya tahan tubuh tetap prima.
  • Bisa detoksifikasi tubuh dari racun.
  • Mengandung Vitamin C yang tinggi.
  • Bisa dijadikan obat luar.
  • Bisa dijadikan masker rambut dan wajah.
  • Mampu mencerahkan kulit dan mengecilkan pori-pori.
  • Membantu menurunkan berat badan dengan konsumsi gizi seimbang dan aktif bergerak.
  • Membantu mengatasi keluhan lambung atau sakit maag.
  • Mengatasi sakit tenggorokan.
  • Menghentikan pendarahan internal.
  • Merawat kesehatan mulut.
  • Mengatasi kulit kering pada tumit dan lutut.
  • Melancarkan ASI.
  • Mengurangi mual saat hamil.


Aturan Pakai D'lemonie :

Tuangkan satu sendok makan D'lemonie ke dalam gelas ukuran kecil dan dicampur dengan air putih hangat. Atau campurkan dua sendok makan ke dalam gelas ukuran besar dan dicampur dengan air hangat. Bisa juga dicampur dengan madu, tergantung selera.


D'lemonie di produksi oleh CV. Kita Berkah Berniaga dengan nomor P-IRT 213320901079418.


lemon peras
Dok. Pribadi


Pengalaman Saat Pertama Kali Konsumsi D'lemonie



Waktu awal konsumsi D'lemonie ini, lidah masih belum terbiasa kali, ya. Jadi, benar-benar rasanya bikin mata nggak bisa melek. Meski nggak bikin lambung TeNgu sakit, tapi bisa bikin mata merem melek karena emang belum terbiasa sama rasa masam.

Terus, memang untuk buang air kecil cukup sering. Badan juga terasa agak enteng. Karena, efek dari air hangat juga kali, ya. Sama buang air besar juga lancar. Tidak ada masalah waktu hari-hari pertama.

Kerasanya di minggu berikutnya. Ada perubahan di lingkar perut TeNgu. Berkurang sebanyak 10 cm dari sebelumnya. Ini belum diikuti sama olahraga. Waktu TeNgu mulai lagi aktif bergerak dengan jalan kaki mondar-mandir di rumah selama 30 menit nonstop. Ternyata, berat badan TeNgu juga ikut turun. Nggak sampai drastis karena TeNgu nggak diet ekstra, ya.

Selain itu, badan TeNgu juga enteng rasanya. Dan setelah mengonsumsi ini, TeNgu udah terbiasa sama rasanya. Nggak merem-melek lagi pas minum. Malah, lebih enak apalagi kalau diminum pas malam. Kondisinya abis ujan, kan dingin tuh. Udah aja abis minum air hangat campur D'lemonie sama madu. Badan kerasa enak, sampai tidur juga nggak susah.




Kalau tips dari TeNgu tadi diikutin. Tentu akan banyak membantu Mama Kece agar bisa mencapai target ingin memiliki berat badan ideal dan tetap sehat. Soalnya, kalau hanya niat saja tanpa ada usaha tetap tidak akan ada perubahan. Yang ada malah badan sering sakit, tubuh sering terasa lemas dan mood sering kurang stabil.

Harapan TeNgu sih, kita bisa bareng-bareng menjalankan hidup sehat. Biar nggak sendirian gitu. Dimulai dari membiasakan diri konsumsi air perasaan jeruk lemon sehari dua kali. Setelah bangun tidur dan sebelum tidur.


Mama Kece langsung aja kirim pesan ke sini, biar bisa tanya-tanya. Siapa tahu bisa ada resolusi buat tahun depan, punya badan ideal dan sehat.



Agen d'lemonie



Semoga artikel dari mbak TeNgu ini bermanfaat untuk Mama Kece, ya. Jangan lupa dibagikan tulisan ini dengan klik tombol di bawah ini. Biar manfaatnya bisa dirasakan banyak orang.

2 comments

iidyanie said…
Lengkap sekali ulasannya mba , saya juga tertarik akan manfaat langsung lemon ini untungnya sekarang sudah ada air lemon yg tinggal minum aja seperti D'lemonie ini, emak2 gak ada alasan buat gak coba deh :)
Tempat Ngulas said…
Allhamdulillah semoga bermanfaat ya, mak. Betul banget, air lemon tinggal minum tuh bikin mudah jadi ga perlu repot
Subscribe Our Newsletter